Apakah rheumatoid arthritis itu?
Rheumatoid arthritis merupakan suatu penyakit autoimun yang terutama disebabkan oleh peradangan kronis pada sendi sinovium, seringkali berhubungan dengan bagian tubuh lainnya.
Suatu penyakit autoimun mengacu kepada suatu kondisi dimana mekanisme pertahanan tubuh bertindak melawan jaringan yang dimiliki oleh tubuh itu sendiri. Dalam kasus rheumatoid arthritis, yang menjadi korban adalah sendi sinovium.
Siapakah yang dapat menderita rheumatoid arthritis?
Penyebab detail dari rheumatoid arthritis masih belum diketahui, namun penyakit ini diduga merupakan penyakit genetik. Ada juga bukti infeksi dan faktor lingkungan lainnya yang mungkin juga menjadi penyebabnya.
Apa sajakah yang menjadi pertanda dan gejala rheumatoid arthritis?
Beberapa hal yang mungkin menjadi pertanda dan gejala rheumatoid arthritis diantaranya:
- Demam ringan
- Kelelahan
- Kurangnya selera makan
- Sendi-sendi kecil pada jari tangan, jari kaki, tangan, kaki, pergelangan tangan, sikut, dan pergelangan kaki menjadi bengkak dan terasa sakit.
- Sendi-sendi besar seperti sendi lutut juga dapat terkena dampaknya.
- Rasa sakit, nyeri, dan bengkak terjadi secara simetris (sendi yang sama pada sisi kiri dan kanan).
- Sendi-sendi kemudian menjadi kaku dan cacat atau kelainan bentuk juga dapat terjadi.
- Mengalami kekakuan di pagi hari pada sendi yang terkena dampaknya, yang terjadi setelah bangun tidur di pagi hari dan rasa sakit bertahan setidaknya selama 30 menit.
- Kekakuan setelah sendi yang terkena dampaknya tidak digerakkan beberapa lama.
- Nodul-nodul subkutan yang membengkak keras di bawah kulit juga dapat timbul.
Bagaimanakah rheumatoid arthritis dapat ditangani?
Metode-metode di bawah ini dapat membantu memulihkan beberapa gejala rheumatoid arthritis:
- Fisioterapi
- Menurunkan berat badan
- Terapi panas
- Terapi dingin
- Terapi okupasi.
Pengobatan juga semestinya sering dilakukan untuk menangani rheumatoid arthritis. Beberapa pengobatan tersebut meliputi:
- Obat-obatan anti-peradangan tanpa steroid (NSAID)
- Kortikosteroid
- DMARD (Disease-Modifying Anti-Rheumatoid drugs)
- Anti-sitokinin
Beberapa obat di atas tidak hanya memulihkan gejalanya tapi juga dapat menekan sistem imun dan juga memperlambat perkembangan penyakitnya.
Perawatan rheumatoid arthritis bersifat kompleks dan harus dibawah pengawasan rheumatologis. Jika kecacatan terjadi saat pasien menderita penyakit ini, maka operasi atau pembedahan dapat menjadi penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.


