Nyeri Leher/Sakit Leher

Apakah nyeri leher merupakan kondisi serius?

Leher merupakan bagian tubuh yang terdiri atas berbagai struktur penting dan vital. Nyeri leher seperti apapun mesti segera didiskusikan dengan dokter Anda. Walaupun rasa sakit pada leher seringkali akibat dari sebab-sebab sepele, kondisi yang lebih serius kadang dapat terjadi.

Apa sajakah penyebab-penyebab nyeri leher?

Ada banyak struktur atau bagian dari leher dapat menyebabkan sakit atau nyeri. Di bawah ini merupakan beberapa penyebabnya:

  • Nyeri otot.
  • Rasa sakit/nyeri di ligamen.
  • Rasa sakit pada jaringan lunak (akibat cedera, bisul/bernanah).
  • Rasa sakit akibat lesi atau kerusakan pada kulit (herpes, terbakar).
  • Rasa sakit akibat penyakit saluran pernapasan.
  • Rasa sakit yang berhubungan dengan amandel.
  • Patah rahang, tengkorak bagian bawah, dan tulang belakang.
  • Rasa sakit/nyeri pada sendi tulang belakang (spondylosis).
  • Cedera tulang belakang (kompresi saraf tulang belakang).
  • Rasa sakit pada tiroid.
  • Rasa sakit saat menelan akibat penyakit pada esofagus/kerongkongan.
  • Tumor leher
  • Rasa sakit yang tidak langsung akibat Angina, M.I., meningitis, dll.

Tes apa sajakah yang dapat dilakukan untuk memeriksa nyeri leher?

Beberapa tes yang mungkin diminta oleh dokter Anda jika Anda mengalami nyeri leher diantaranya:

  • Penghitungan sel darah lengkap.
  • Pengecekan menggunakan sinar-X (Rontgen) pada leher.
  • CT scan pada leher.
  • MRI pada leher.
  • Tusukan lumbalis untuk mengambilan CSF (cerebrospinal fluid/cairan serebrospinal).

Bagaimana menangani nyeri leher?

Karena nyeri leher disebabkan oleh gangguan yang sangat bervariasi, penanganan harus ditargetkan pada sebabnya. Dokter Anda semestinya mampu memberi saran akan pilihan penanganan yang optimal, atau merujuk Anda ke dokter lain jika dibutuhkan keahlian yang berbeda.